Menggali Potensi UMKM Desa Katemas, KKN Kelompok 16 Hadirkan Pendampingan Branding Produk

20 Jul 2026 Pemerintah Desa Katemas

Menggali Potensi UMKM Desa Katemas, KKN Kelompok 16 Hadirkan Pendampingan Branding Produk

Beragam usaha yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi salah satu potensi yang dimiliki Desa Katemas, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Potensi tersebut kemudian mulai dipetakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur Kelompok 16 melalui kegiatan sosialisasi dan pendataan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal mahasiswa dalam mengenali kondisi usaha masyarakat sekaligus menggali kebutuhan para pelaku UMKM. Pendataan dilakukan dengan mendatangi dan berdialog secara langsung dengan pelaku usaha untuk memperoleh gambaran mengenai jenis usaha, produk yang dihasilkan, strategi pemasaran, hingga kendala yang dihadapi dalam mengembangkan usaha.

Mengenali Kebutuhan Pelaku UMKM

Interaksi langsung dengan pelaku UMKM memberikan mahasiswa gambaran mengenai kondisi usaha yang dijalankan masyarakat Desa Katemas. Selain mendata jenis dan karakteristik usaha, mahasiswa juga mengidentifikasi sejumlah aspek yang masih dapat dikembangkan untuk membantu meningkatkan daya tarik dan jangkauan pemasaran produk.

Salah satu temuan dalam pendataan awal adalah masih adanya pelaku UMKM yang belum memiliki identitas usaha yang kuat. Beberapa produk belum dilengkapi logo maupun nama usaha yang representatif, sementara kemasan yang digunakan masih dapat dikembangkan agar lebih menarik dan mampu memberikan nilai tambah pada produk.

Di sisi lain, pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran juga masih menjadi tantangan bagi sebagian pelaku UMKM. Kondisi tersebut menjadi perhatian mahasiswa dalam menyusun bentuk pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing usaha.

Dari Pendataan Menuju Pendampingan

Data yang dihimpun selama kegiatan menjadi dasar bagi mahasiswa dalam merancang program pemberdayaan UMKM selama masa KKN. Pendampingan tidak hanya diarahkan pada pengembangan produk, tetapi juga pada penguatan identitas usaha dan strategi pemasaran.

Sejumlah aspek yang direncanakan untuk didampingi meliputi pembuatan atau pengembangan logo, desain kemasan, pengelolaan media sosial, pembuatan konten promosi, fotografi produk, hingga pemanfaatan platform penjualan daring. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memperkenalkan produk secara lebih luas sekaligus menyesuaikan pemasaran dengan perkembangan teknologi digital.

Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 16 UPN “Veteran” Jawa Timur berupaya menjadikan pendataan bukan sekadar proses mengumpulkan informasi, tetapi sebagai langkah awal untuk memahami kebutuhan nyata pelaku usaha di Desa Katemas.

Mahasiswa berharap pendampingan yang dilakukan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing produk, memperluas jangkauan pemasaran, serta membuka peluang pengembangan usaha yang lebih besar. Kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku UMKM juga diharapkan dapat memberikan manfaat yang terus dirasakan masyarakat, bahkan setelah masa KKN berakhir.